3 Wujud yang Ampas Sehabis Barcelona Kandas Kalahkan Inter Milan di Liga Champions: Xavi, Enggak Belajar?

Barcelona– Barcelona kandas penuhi misi mereka buat mengalahkan Inter Milan.

Laga matchday keempat Tim C Liga Champions 2022/ 2023 di Camp Nou, Kamis( 13/ 10/ 2022) dini hari Wib, berakhir dengan skor akhir 3 – 3.

2 dari 3 gol Barcelona dicetak Robert Lewandowski ( 83’, 90+2’). Satu gol yang lain tiba dari aksi Ousmane Dembele( 41). Sebaliknya, gol Inter dicetak Nicolo Barella( 49’), Lautaro Martinez( 63’), serta Robin Gosens( 88’).

Inter saat ini mengoleksi 7 poin serta terletak di peringkat ke- 2, sebaliknya Barcelona 4 poin serta terletak di peringkat ke- 3. Meski selamat dari kekalahan, kesempatan Barcelona buat lolos masih sangat tipis.

Barcelona beruntung tidak kalah dari Inter. Terdapat penyelamatan berarti yang dicoba Marc- Andre ter Stegen pada menit- menit akhir laga. Lalu, siapa yang jadi ampas dari kubu tuan rumah?

Sergio Busquets

Busquets jadi titik lemah di lini tengah Barcelona. Ia tidak terletak pada tingkat terbaiknya.

Hingga, tidak heran bila Xavi menarik keluar si kapten pada menit ke- 64 serta ditukar De Jong. Busquets pula kurang baik dalam tugas- tugas spesial.

Salah pada kondisi bola mati menit ke- 17. Busquets melindungi Edin Dzeko dengan metode yang kurang baik. Dzeko juga memiliki kesempatan yang menimpa mistar gawang.

Gerard Pique

Bek tengah Spanyol berumur 35 tahun yang saat ini merambah masa ke- 15 bersama Barcelona semenjak ditarik kembali dari Manchester United pada dini masa 2008/ 2009 ini total sudah tampak dalam 125 laga di Liga Champions bersama 2 klub, Manchester United serta Barcelona.

Dari 125 laga tersebut, dia sanggup mencetak 16 gol serta 2 assist dan berhasil merebut 4 trofi Liga Champions, sekali diraihnya bersama MU pada masa 2007/ 2008 serta sisanya bersama Barcelona pada masa 2008/ 2009, 2010/ 2011 serta 2014/ 2015.

Gerard Pique dimainkan semenjak menit dini. Bisa jadi, ini bukan opsi terbaik untuk Xavi. Tetapi, ia tidak memiliki opsi lain sebab Christensen serta Kounde luka. Sialnya, Pique bermain kurang baik.

Gol Barella menampilkan kalau insting Pique selaku bek tengah top telah lenyap.

Pique merentangkan tangan ciri tidak terdapat bahaya. Sementara itu, terdapat Barella yang tiba. Suatu kode yang kurang baik serta Pique pula kerap salah posisi.

Xavi Hernandez

Kekalahan ini pula membuat rekor apik klub asuhan Xavi Hernandez tersebut wajib gagal.

Lebih dahulu, mereka sukses tidak terkalahkan dalam 15 laga secara beruntun.

Xavi semacam tidak belajar dari laga lebih dahulu. Inter sangat beresiko dengan serbuan baliknya. Perihal itu tidak diduga dengan baik oleh Xavi serta Inter memakainya.

Xavi senantiasa memainkan Busquets, walaupun tidak dalam performa terbaik.

Hasilnya, Busquets jadi titik lemah di lini tengah. Kala Busquets ditukar De Jong, keadaan di lini tengah jadi jauh lebih baik.

Hasil Lengkap Liga Champions

Selasa, 11 Oktober 2022

Copenhagen 0- 0 Man City

Maccabi Haifa 2- 0 Juventus

Rabu, 12 Oktober 2022

Dinamo Zagreb 1- 1 Salzburg

AC Milan 0- 2 Chelsea

Shakhtar 1- 1 Real Madrid

Celtic 0- 2 Leipzig

Dortmund 1- 1 Sevilla

Paris 1- 1 Benfica

Napoli 4- 2 Ajax

Atlético 0- 0 Club Brugge

Kamis, 13 Oktober 2022

Rangers 1- 7 Liverpool

Leverkusen 0- 3 Porto

Barcelona 3- 3 Inter

Plzeň 2- 4 Bayern

Tottenham 3- 2 Frankfurt

Sporting CP 0- 2 Marseille