Memahami 4 Kapten Regu Partisipan Grup G Piala Dunia 2022: Tugas Berat Thiago Silva bersama Regu Samba

Jakarta– Helatan Piala Dunia 2022 di Qatar tidak lama lagi diawali. 32 negeri partisipan hendak melakoni persaingannya mulai 20 November sampai 18 Desember mendatang.

Salah satu tim yang lumayan ketat bakal tersaji di tim Gram Piala Dunia 2022. Terdapat juara 5 kali Brasil yang dikepung Serbia, Swiss, serta Kamerun.

Perihal yang tidak kalah menariknya merupakan memahami lebih jauh 4 kapten regu di tim G Piala Dunia 2022. Brasil jadi kesukaan di Tim G serta Thiago Silva bakal jadi pemimpin Brasil buat mewujudkan misi dini lolos dari tim.

Tetapi Serbia, Swiss, serta Kamerun tidak dapat dikira remeh, karena segalanya dapat terjalin di Piala Dunia. Tidak terdapat jaminan untuk Brasil selaku unggulan dapat mencapai kemenangan dengan gampang, apalagi di fase tim.

Pada persaingan di Tim G, kedudukan seseorang kapten bakal sangat krusial. Terlebih, setiap negeri memiliki kapten yang sangat berpengalaman. Tercantum Thiago Silva, berikut 4 kapten yang hendak bersaing di Grup G Piala Dunia 2022.

Thiago Silva

Thiago Silva sudah jadi bek andalan timnas Brasil dalam sebagian tahun terakhir. Ketangguhan serta kepemimpinannya yang kokoh jadi alibi kenapa dia masih dipercaya mengawal lini balik Selecao walaupun umurnya telah tidak lagi muda.

Tidak cuma bersama timnas Brasil, bek berumur 38 tahun itu pula masih dipercaya jadi andalan lini balik Chelsea. Di Premier League 2022/ 23, Silva senantiasa turun selaku starter dikala 7 kali masuk skuad Chelsea dengan waktu bermain sebanyak 630 menit.

Dengan pengalaman segudang yang dia miliki, pelatih timnas Brasil Tite pastinya hendak mengandalkannya dalam menggalang lini pertahanan Selecao di Piala Dunia 2022 nanti.

Dusan Tadic

Dusan Tadic ialah kapten timnas Serbia yang berhasil menginspirasi rekan- rekannya buat tampak 100% di tiap laga. Sepanjang babak kualifikasi Piala Dunia, dia tampak di seluruh pertandingan serta berhasil menorehkan 2 gol dan 6 assist.

Semacam kedudukannya di Ajax, Tadic pula jadi kunci serbuan di The Eagles. Umpan- umpannya senantiasa jadi dini dari malapetaka regu lawan. Tercatat dia melaksanakan total 34 key pass ataupun bila dirata- rata Tadic membebaskan 4, 3 key pass per laga.

Gelandang serbu yang pada November ini genap berumur 34 tahun telah mencatat 90 caps serta 18 gol yang membuat kedudukannya sangat berarti untuk Serbia.

Granit Xhaka

Kapten selanjutnya yang bersaing di Tim G ialah Granit Xhaka. Xhaka merupakan pemain dengan penampilan paling banyak yang masih aktif membela timnas Swiss. Cuma perlu 13 pertandingan lagi buat mengalahkan rekor Heinz Hermann ialah 118 pertandingan.

Masa ini pemain berumur 30 tahun seakan terlahir kembali. Xhaka ikut jadi aktor yang membawakan Arsenal tengah terletak di puncak klasemen sedangkan serta performa permainannya sangat baik.

Di Premier League, Xhaka telah mengemas 9 pertandingan serta mencetak 2 gol dan 3 assist. Tidak ayal, pelatih timnas Swiss Murat Percaya sangat yakin kepadanya buat mengetuai para armadanya di Piala Dunia 2022 nanti.

Vincent Aboubakar

Kapten Kamerun Vincent Aboubakar hendak bermain pada Piala Dunia ketiganya di Qatar. Berbekal gelar top skor Piala Afrika 2021, penyerang yang tangguh serta tajam ini siap jadi ancaman di kotak penalti lawan.

Keahlian bintang Al- Nassr tersebut terletak pada kekuatan raga, pandai mencari ruang, serta mencetak gol. Ia merupakan striker yang komplet.

Dengan 37 torehan gol  internasional yang di buat, dia baru- baru ini menyalip torehan Roger Milla yang legendaris di catatan pencetak gol selama masa Kamerun buat naik ke posisi ketiga. Dikala ini eks pemain Porto terletak di balik Samuel Etoo( 56) serta Fran├žois Omam- Biyik( 45).